MencariMu

Kucari Engkau di memarnya angkasa yang dijemput gelap
sebab di lintasan sewarna bara, ada sekumpulan doa yang berangkat,
menunggu untuk Kaupungut satu demi satu
Kuhidu aromaMu di cawan malam saat kantuk menjerap
sebab dalam ringkik dengkur manusia yang terlelap
kulihat Engkau, malam dan sunyi sebagai hal yang padu
SuaraMu kucekau dalam rapalan anak-anak yang menghuni tumpukan sirap
sebab dalam gelak-gelak tawa dan kesiap
ada iringan melodi syukur pembebat rindu
Padu ujudMu
Merdu nadaMu
Kudus jiwaMu

Tinggalkan komentar