Rimba ini sungguh berantakan, Ibu. Alam menggelantungkan gairah di pucuk-pucuk pohon randu, yang gugur satu-satu seperti rontokan rambut setiap kusisir pagi-pagi. Entah apakah akan tumbuh kembali.
Rimba ini sungguh berantakan, Ibu. Alam menggelantungkan gairah di pucuk-pucuk pohon randu, yang gugur satu-satu seperti rontokan rambut setiap kusisir pagi-pagi. Entah apakah akan tumbuh kembali.