d o a

demi kebangkitan rongga semesta
ada secarik asa
yang ditiupkan bersama mega-mega merah muda
ke lintasan langit yang mulai terbuka

demi sebongkah daging yang menyemai darah
menggeleparlah denyut-denyut resah
melepaskan anak-anak panah basah
kemudian teruap oleh Ra yang bertakhta megah

demi lelah yang menggerogoti jiwa
ia telah larut dalam lirih kata-kata
menggiring tergelincirnya penguasa
hingga membawa teduh ke dalam dada

demi angkasa yang telah menua
melayang sudah jutaan karsa
yang berangkat menembusi gegana jingga
menunggu untuk dipungut Sang Maha segera

dan, demi gelap yang memadamkan temaram
lisan-lisan lirih menggumam
menghantarkan puja-puji yang membalam
sebelum akhirnya rebah terpeluk malam

Tinggalkan komentar