kala itu, banyak dedaunan
hijau berjatuhan
mereka asing akan petang
lesatan angin terlalu pagi bertandang
pedang mencelat, saus muncrat
membentuk kolam tempat belajar berenang
buah-buahan menggelinding
hingga kaki penguasa
dijadikannya abu gosok
untuk mengkilapkan
periuk makan siang
