Telah kita putus serangkaian koneksi dengan sesuatu yang eksistensial. Kita pun sudah memilih untuk terombang-ambing dalam probabilitas kosmis; membiarkan koordinat kita ditentukan oleh keacakan fatalistik.
Sampai Semua Berakhir
Telah kita putus serangkaian koneksi dengan sesuatu yang eksistensial. Kita pun sudah memilih untuk terombang-ambing dalam probabilitas kosmis; membiarkan koordinat kita ditentukan oleh keacakan fatalistik.