Mengalir dari budi, mencelat ke lisani, mendekam di batin orang lain. Jadi, sebagaimana fisik dan rupa dipiara agar layak dipandang, bahasa pun sepatutnya dijaga dalam sikap dan rasa yang ditimbang. Kata-kata mengandung potensi apa-apa yang mungkin luput disadari si penuang. Sebaris kalimat atau frasa tertentu pun, dapat menggedor kerapuhan, menggoyahkan keteguhan, menambah keletihan. Bisa pula … Lanjutkan membaca Berumah di Langit Ingatan
