Andaikata kau sudah pernah melalui badai muskil, gerimis pun bukan lagi soalan yang terdaya membuatmu menggigil.Jatuhnya sebatas peringatan biasa. Bahwa langit, memang sedang ingin memamerkan daya. Atau, saat inilah kau ditempatkan di masa dinginnya yang durkarsa.Β Β Akan tetapi, kau tahu, kaki itu masih sanggup memijak lelumpur yang mulai mencoba melicinkan jalan di bawahnya. Sekalipun tanganmu … Lanjutkan membaca Orkestra Gerimis
Hikayat dalam Cinta
Sekalipun rutin berpuisi ataupun mendongengkan cinta bertahun-tahun lamanya, sang penyair tidak otomatis dibuat kebal. Satu-satunya kesadaran yang bisa ditelannya dari kenyataan hanya: πππππ πππ ππππππ πππππππ ππππ ππππ πππππππππ.Ia datang silih berganti. Dengan rupa yang berbeda. Dengan rasa yang tidak sepenuhnya sewujud antara satu dengan yang lainnya. Serta berondongan tanya yang tak kenal batasannya dan … Lanjutkan membaca Hikayat dalam Cinta
Yang Ingin Kauselamatkan
Mari, Sayang. Duduk dan ceritakan, perihal perkara yang melesakkan gundah ke dalam dadamu. Kisahkan bara, lara, jerat dan jerit yang bermalam di jiwamu sampai mengempap akal sehatmu, dan membuatmu nyalang menembus pukul tiga pagi, mengirimkanmu desak dan desir tentang mati dan kehidupan di ujung jari. Tuangkan semua, sembari kita bersama menyesap secangkir teh hangat, hingga … Lanjutkan membaca Yang Ingin Kauselamatkan
