Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Ayo mulai

Day 23 – Camilan

DAHULU, TIAP berkunjung ke kediaman Sin, berbungkus-bungkus makanan ringan lah yang menyambut kedatangan Alif.

“Kalau lambung dan ginjal bisa bicara, pasti mereka nangis menolak segala yang kamu suapkan,” semburnya selalu.

Lalu Sin akan melongok dari balik layar laptop dengan secuil serpihan bumbu di bibir yang luput ia jilat. Kedua netra berhiaskan pantulan cahaya monitor memandang Alif datar. Si lelaki meringis, tahu khotbahnya tentang kesehatan sudah ada di taraf membosankan.

Terkadang, Alif berkelakar soal cemburu pada makanan ringan yang lebih rajin bertakhta di pangkuan Sin ketimbang dirinya. Namun, tak jarang pula lelaki itu omeli Sin agar ingat makan nasi dan santapan sehat. Lebih sering lagi ia yang harus bawakan makanan berat. Sebab petuah tanpa aksi nyata hanya masuk telinga kanan dan keluar kuping kiri Sin.

Sin bilang, ia menyukai camilan sebagaimana rasa sukanya pada Alif.

“Di atas segalanya, kamu camilan favoritku,” katanya.

Biasanya Alif tertawa, tersipu bercampur geli menimpali jawaban Sin. Berarti, sesuka apa pun Sin pada makanan penuh kandungan monosodium glutamat, gadis itu jauh lebih suka Alif dibanding segalanya.

Akan tetapi, semua berubah saat dua bulan kemudian, ia berdiri di atas pelaminan resepsi pernikahan Sin, sebagai seorang tamu undangan.

Dengan bibir berhiaskan senyuman palsu, ia pandang Sin. Gadis itu masih cantik, tapi tampak kaku melayani uluran tangannya, juga sibuk menutupi perut yang bentuknya bahkan belum terlihat gendut.

Ada kecamuk yang meronta untuk Alif semburkan. Apakah karena ia hanya sebatas camilan, teman yang jadi selingan, jadi diam-diam Sin mencari sosok baru sebagai sajian utama? Namun, lelaki itu hanya berakhir dengan memaksakan lisannya mengucap selamat, sembari berusaha mengabaikan tatapan iba dari sekelilingnya.


Diikutsertakan dalam Gerakan Rutin Menulis 30 Hari (Gerimis30Hari) Ellunar Publishing

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: