Siapa yang lebih serakah dari senja? dipeluknya siang direngkuhnya malam Lalu dibelenggunya rindu di pucuk-pucuk pohon randu
Barangkali aku adalah api; membakar hangus tubuhmu yang kayu, menjelma cemburu paling abu, meluluhlantakkan rindu yang membatu.
Q.S. 80 : 33-37
Tetapi tatkala datang teriakan yang memekakkan, Pada hari tatkala orang lari darisaudaranya, Dan dari Ibu dan Bapaknya,ِ Dan istrinya serta anak-anaknya, Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.
Matahari dan Bulan (II)
Kaupikir kau matahari, karena segudang puja-puji yang kautuai itu. Nyatanya kau cuma rembulan, bongkah batu, yang sejak kemunculan dirinya, mendedikasikan diri buat mengitari hidupnya, mengiringi gelap dan terang, surut juga pasang. Kaulupa pada titah bintang-bintang untuk jadi seperti mereka, berpendar jumawa di angkasa, menebar hangat ke ruang hampa, dan pantang menurut pada putaran mana saja. … Lanjutkan membaca Matahari dan Bulan (II)
About Death, Episode 20
I don't need to feel unjust because others don't understand me. I mean, I probably don't understand so much of others myself... I studied when I had to... and went out when I had to. I try to be strict with myself. That way... I can be tolerant of others. I just love people. It'd … Lanjutkan membaca About Death, Episode 20
Hanya Aku
Kau telanjang. Tanpa kepura-puraan. Hanya di depanku.
Betelgeuse
Kadangkala ia ingin menjelma Betelgeuse yang tinggal tunggu ajal. Tetapi sebelum ia padam, akan ia sadarkan orang-orang yang menyakitinya, bahwa ia pernah bersinar, dan memberi kesan pada mereka melalui sebuah ledakan mahadahsyat.
Patah
Ada yang patah dalam hidupnya. Namanya harapan. Di suatu hari, ia menggantungkan asa setinggi puncak gunung. Menjulang, mencapai langit. Dan dengan tekad yang masif, ia berniat untuk mendaki. Berlelah-lelah. Memecut langkah, setapak demi setapak. Sayang, sekukuh apa pun niatnya, separah apa pun ia jungkir-balik, segalanya takkan bisa tercapai jika Semesta menghadirkan topan yang berkali-kali menghempaskannya. … Lanjutkan membaca Patah
Kepada: (Kel)Abang
Dear, Abang Melalui apa yang terjadi pada suatu malam, saya punya spekulasi bahwa ada suatu hubungan yang mengikat kita berdua dalam satu simpul yang erat. Bersama-sama, kita bisa memberinya nama. Simpul love-hate, mungkin? Mulanya, saya pikir kamu membenci saya, karena selama ini terus-menerus meneror saya dengan aura yang mengintimidasi dan membuat saya masuk ke dalam … Lanjutkan membaca Kepada: (Kel)Abang
Ki Jae Myung dalam Pinocchio, berkata,
Ini menarik. Tergantung pada bagaimana sesuatu diedit, seseorang bisa menjadi iblis atau seorang pahlawan.

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.