Di Hadapan Semesta …

Di hadapan semesta, cara kita memandang dunia ini, bergantung pada serangkaian bingkai yang kita pasang sendiri di depan mata.Apa yang dianggap maut oleh sang ulat, bagi nurani yang bijak, merupakan lahirnya sepasang sayap yang megah. Kita sering terpasung dalam satu sudut pandang, seolah-olah cahaya hanya datang dari matahari semata. Padahal, setiap jiwa membawa pelitanya sendiri … Lanjutkan membaca Di Hadapan Semesta …

As Above, So Below

Sebagai peziarah kosmik yang kerap alpa, aku terjaga malam ini. Sebab, pada lengkung cakrawala, sedang berlangsung sebuah tarian agung yang sejatinya tak membutuhkan saksi. Sang Guru turut menyertakan kemegahannya pada pijar Candra yang sedang meranumkan diri, hampir purnama. Terasa selaksa getaran yang merambat lamat. Energi yang memuai dengan tenang, mengizinkan nalar untuk meluruh sejenak dan … Lanjutkan membaca As Above, So Below

Mohon …

Dear, Tuhan yang Maha Indah. Penguasa yang menciptakan segala makhluk dengan rupa yang sama indah. Mohon kurniakan keindahan-Mu ke dalam carik celah semesta yang kami tarik. Pada jiwa-jiwa yang kehausan mendamba makna hidup dan cinta, mohon sematkanlah kecukupan. Pada hikayat-hikayat yang kami toreh dalam lembar harian. Pada pelupuk dan retina agar dapat kami saksi segala … Lanjutkan membaca Mohon …

Hariku Berbadai

HARIKU BERBADAI, TETAPI TIADA pekik yang menyalak-nyalak atau memekakkan telinga. Hanya kedap-kedip mata kilat yang memusingkan jemala. Juga: geram gemuruh halus menyerupai desah laut yang dirahasiakan Bumi, dari langit, dan dari segala mata yang menaksir ketenangan pada wajah-wajah manusia.

Manusia-manusia Pertengahan

ℳENGGAMIT TERANG, menggenggam gelap, manusia-manusia pertengahan meniti hari pada fajar juga senja. Di antara langit yang tak sepenuhnya biru, juga bumi yang tak sepenuhnya hitam, langkah itu terpatri di kesetimbangan, sehalus benang yang dijahit pada rekahan luka.Bukan cahaya yang menyilaukan retina, bukan pula bayang-bayang yang merayapi tembok jelaga. Seumpama kelip lilin yang malu-malu berpijak dan … Lanjutkan membaca Manusia-manusia Pertengahan

Aku Membersamaimu

𝓐ku melihatmu, ..., wahai, jiwa yang melalui keterjagaan lebih panjang daripada semestinya, lantaran masih tak kunjung diperjumpakan pada kedamaian. Engkau yang rela meniti lorong gelap, karena hanya itulah yang tersisa, di hamparan dunia yang dijanjikan bertaburkan gemerlap. Yang tak gentar pada lolong serigala, malah mengakrabi hingga menjadikannya pengantar lelap. Yang melulu memainkan alunan melankolia, berulang-ulang, … Lanjutkan membaca Aku Membersamaimu

Euphoria

𝓚EDATANGANNYA MAMPU MENDESIRKAN sensor-sensor yang terbuka. Kemudian, pada akhirnya, ia terasa nyata di dalamku. Selapis getar tipis; gelombang yang menjalar melalui dendrit dan akson. Masuk menghipnotis pikiran dalam letupan yang memicu senyum. Juga: tawa.

Itu …

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ       ㅤㅤㅤㅤ𝓢ebab, seberagam apa pun emosi yang dilahirkannya; suka, duka, luka atau murka ..., ㅤㅤjatuh cinta dan patah hati ialah dua mata air dari telaga nan suci. Sanggup menghidupkan kembali jiwa pujangga yang telah lama sepi, bahkan yang sudah mengerontang mati. ㅤㅤ