[Perjalanan: Pada Permulaan Hari] Subuh selalu kujadikan sebagai permulaan hari. Bersama embun, wangi pagi dan kokok ayam jantan, munculnya adalah keniscayaan. Habis gelap terbitlah terang. Habis malam pagi pun kujelang. Ada nuansa menarik yang kupetik kala berdiam diri di penghujung gelap, lantas menjemput pagi dan kepastian yang terbit dari ufuk timur. Tatkala gelap cakrawala mulai … Lanjutkan membaca Perjalanan: Pada Permulaan Hari
B Oakman in Anxiety Doesn’t Knock First said,
I lied and I said I was busy. I was busy; but not in a way most people understand. I was busy taking deeper breaths. I was busy silencing irrational thoughts. I was busy calming a racing heart. I was busy telling myself I am okay. Sometimes, this is my busy, and I will not … Lanjutkan membaca B Oakman in Anxiety Doesn’t Knock First said,
Rumah Para Pesakitan #3
Aku pun tahu lebih dalam tentang para penghuni dari dalam rumah itu.
Rumah Para Pesakitan #2
Melalui gadis kecil itulah, kutemukan cinta.
Hidup
Hidup adalah trivialitas sekaligus kompleksitas. Di satu sisi kau ingin menjalaninya tanpa perlu terlalu serius, di sisi yang lain ia perlu diseriusi. Hidup bagai berenang di tengah samudera. Kau lelah berenang, tapi bila tak bergerak, kau akan mati tenggelam. Kesalahan awalmu adalah karena kau menceburkan diri.
MencariMu
Kucari Engkau di memarnya angkasa yang dijemput gelap ...
Perjalanan dan pulang memang saling berhubungan. Kata pertama menyenangkan, kata kedua menenangkan.
Rumah Para Pesakitan #1
Dua puluh tahun silam, rumah sederhana itu ramai oleh langkah kaki dan suara kehidupan.
Rewrite
Mereka tidak tahu ada satu entitas yang memilih menyerah, dan tidak juga tahu kalau kepada entitas itu, Semesta tawarkan hal yang berbeda.
Dari Chairil: Tak Sepadan
Aku kira: Beginilah nanti jadinya. Kau kawin, beranak dan berbahagia. Sedang aku mengembara serupa Ahasveros ...

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.