anak-anak mencintai gula-gula sampai gua merekah di gigi pun tidak apa ...
tuhan telah beku
... tuhan beku dalam saku celana para pandita ... sebentar lagi Ia pecah dan bilah dan bilang, "panas lebih baik bagimu, Pendusta!" ...
Dari Pintu yang Memalang
dari pintu yang memalang, coba-coba kakiku melintang, menyentuh langit yang bersembahyang, bintang-bintang terbang, angin terbuang ...
Dapur Mengutuk, Diam-diam
diam-diam berdarah telapak tanganku lantaran hilang arah, alam sibuk mengupas bawang merah, aku harus sigap mengipasi mata yang mulai marah ...
Kecup Tanganmu: Bekal Menuju Padam
di saat semua orang senang menjadi pahatan-pahatan batu, kau beriku pancaran vitalitas itu ...
Pesta Ganjil
langit dan malam yang murka hanya pantulan semata dari hati tuan yang sudah muak bersabda ...
m e l o m p o n g
perempuan mengunyah jengkal demi jengkal jalur napasnya ...
Janjiku: Cara Memanggilmu Pulang
mari,
kugiring kau berkalih
dunia pasti 'kan menjumpai pulih
lewat racikan yang bersama kita pilih
Ibadah Perempuan
Wangi subuh pun tak membebaskan perempuan yang raganya tergolek di atas kesia-siaan ...
Nyanyian Semusim
Engkau tahu, pernah ada ... taut menuju laut yang sama

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.