REFLEKSI DI GELAS KACA memantulkan realita yang tak ia suka. Wajahnya terlalu biasa-biasa jika disandingkan dengan lautan manusia yang memesona. Ini takkan cukup untuk bisa membuatnya bersanding dengan Sang Pangeran.
Evanesca
Fiksi yang melampaui batas logika karena menggabungkan fantasi dan realita dalam satu manifestasi kehidupan.
REFLEKSI DI GELAS KACA memantulkan realita yang tak ia suka. Wajahnya terlalu biasa-biasa jika disandingkan dengan lautan manusia yang memesona. Ini takkan cukup untuk bisa membuatnya bersanding dengan Sang Pangeran.
DALAM DUNIA DI MANA rembulan dan mentari saling berbincang-bincang, bayi-bayi dilahirkan dengan kantung mayat masing-masing.
PENJUAL BERTUDUNG ITU MENGEDIP. "Cukup nyali dan pengorbanan Anda. Ledakkan ini bersama Anda di tempat yang terlalu duniawi. Ketika Anda lenyap bersama serpih debu, tempat pertama yang Anda datangi selanjutnya adalah Surga. Tidak ada transit-transitan!"
DI KALA BULAN MENGHILANG membawa sebagian air laut membersamainya ke sisi Bumi yang berbeda, ikan-ikan bertandangan. Mengetuk pintu rumah dengan geleparan tubuhnya. Satu-satu kami punguti, sebagian dimasak Mama, sebagian diubahnya jadi uang, sebagian kuajak bicara.
SEEKOR ULAR MENEROBOS masuk liang telingaku. Dari mulutnya yang berbisa, terbisikkan seuntai kalimat, "Petiklah buah pohon itu". Dan, aku memetiknya.
DULI MEMATIKAN SAMBUNGAN. Demikianlah balasannya atas permintaan maaf Ria untuk ketiadaan hadiah tahun ini.
Siapa bilang uang tidak mampu membeli waktu? Sisa hidupmu pun bisa kaugadaikan di sini. Baik yang girang, maupun yang malang. Asal kaurelakan segenap masa usiamu didedah dan dibedah.
Aku melihat seorang lelaki menculik rembulan dari angkasa. Dengan tangan menggenggam gunting rumput, dia cukil benda bulat itu hingga berdarah.
Kemarin, seseorang dari entah, datang ke desanya yang nyaris ludes ditelan Bumi. Bagai Mesiah, ia menawarkan keselamatan bagi siapa pun yang percaya.
Pada malam usai kupu-kupu yang didongengkan Ibu mengepakkan sayapnya ke mata Je dan memaksanya jatuh dalam kantuk yang sayup, diam-diam Ayah menyusup masuk, membawa bubuk gula untuk dituangkan ke dalam jantung putrinya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.