Aku melihatnya: lanskap yang pias, perkawinan pilu dan sendu dan rindu dan ratapan aspal yang risau ...
Bulan
Bagaimana caranya memberikan dukungan dan kasih sayang yang tulus kepada seorang teman tanpa disalahpahami sebagai keinginan untuk memiliki?
Katai
Kenapa Candra selalu menggunting kail yang sudah nyaris Tiara tangkap?
Hipokrit
Mirakayla bukan pembawa keajaiban. Ia cuma satu dari sekian penduduk bumi yang hipokrit. Tiada yang membedakannya dari ayahnya sendiri.
Menuliskan Siklus Mala
Bebunyian merebak. Ledakan, lalu jeritan, dan tangisan. Erangan-erangan berkepanjangan. Berkelanjutan. Tiada penghabisan. Derap kaki telanjang menyusul kemudian. Menjauhkan diri dari tumpahan kedukaan. Menjatuhkan diri ke dalam tumpahan kedukaan. Kaki itu tak luput dilahap genangan. Kemudian lenyap dan kehilangan. Menciptakan lebih banyak bebunyian. Ledakan, lalu jeritan, dan tangisan. Erangan-erangan berkepanjangan. Bekelanjutan. Tanpa ada penghabisan. Bau darah … Lanjutkan membaca Menuliskan Siklus Mala
Roti dan Telaga
Ada yang layu ... dari dua lingkar yang mendiami rongga matamu ... ketika kita menunggang besi berkarat ...
Kenapa Aku Tidak Jadi Kodok Saja?
Karena jika aku jadi makhluk hijau licin itu, kini aku sedang berkubang dalam ceruk jalanan yang diisi lumpur, lalu terbahak-bahak melihat manusia yang dipecundangi manusia lain, di bawah rinai hujan yang sama.
Tok… Tok… Tok…
Tok ...tok...tok... ada yang mengetuk pintu hatimu. Namun, kau padamkan itu. Barangkali, dunia sudah buang tahi di kupingmu.
Bom Waktu
Tangan waktu yang terus berputar dalam irama konstan menghantarkanku pada dua kata: Enam Bulan. Masa yang kumiliki sampai bom waktu dalam diri meledak dan menghancurkanku sendiri menjadi jutaan serdak-serdak kecil.
Kamu Adalah
Kamu adalah tumpah dan putih ... Dingin menusuk tulang sumsum ...

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.