BINTANG-BINTANG BERJATUHAN dari matanya, membelah gulita. Jemari Mu memungut mereka untuk ia gantung di plafon, dinding, lemari, dan cermin.
Day 21 – Self-Healing
BINTANG-BINTANG BERJATUHAN dari matanya, membelah gulita. Jemari Mu memungut mereka untuk ia gantung di plafon, dinding, lemari, dan cermin.
KOTA KITA ADALAH kota mati. Di lorong-lorong yang gulita kutemui seonggokan sampah dari almari memorimu. Mereka yang dulunya sering kautimang sayang, kini usang usai kautendang buang.
Di tepi telaga, seorang lelaki mengais biji-biji kopi masa lalu dari senja yang melarung bersama abu istrinya.
Masih segar dalam ingatanku, malam itu, kauseduh rembulan dalam air laut dan kausuguhkan padaku mesra.
Perempuan itu iri pada ikan yang bebas berenang-renang tanpa perlu uang. Ketika ikan mengajaknya ikut serta, dia merasa seperti pulang.