Di dunia tanpa kabut dan capung, sosok ibu peri pun berevolusi.
Tring!
Di dunia tanpa kabut dan capung, sosok ibu peri pun berevolusi.
Demi mengantarkan mentari pertama pulang ke haribaan, kau rela menanggung beban seberat dunia.
Jangan jadi pundak tempat bersandar bisa kau pun mencariku sebagai pundak untuk kau bersandar.
Menu Malam Ini: Sepotong Janji Palsu dan Basa-basi. Kemualan dan kemuakanmu membuatmu memilih untuk tidak bisa makan selamanya.
Empat kota tua dipelintir jadi satu rumah. Engkau menyinggahinya saat jauh malam; saat kesadaran jatuh dimakan lelap.
Segalanya selalu dimulai dari ketiadaan. Ketiadaan cahaya; gelap. Ketiadaan suara; senyap. Ketiadaan kesadaran; renyap.
perempuan mengunyah jengkal demi jengkal jalur napasnya ...
Wangi subuh pun tak membebaskan perempuan yang raganya tergolek di atas kesia-siaan ...
Nyaliku menyala nyalang, tiap kusembur padamu geram dan garam yang garang