Putih. Bersih. Di sekelilingmu tak ada apa pun kecuali dua hal tadi. Yang kau tahu cuma arah, dan kau kini tengah berjalan ke depan, kemudian sesuatu turun dari atas. Kau mendongak, menjemba sesuatu yang nyatanya sebuah buku. Tiada awan, matahari, atau angkasa biru. Yang ada hanya putih. Bersih. Kau memeluk bukumu. Membuka lembar pertamanya. Membiarkan … Lanjutkan membaca Once Upon a Time
Once Upon a Time

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.