Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Ayo mulai

Janda

Janda memang menggoyahkan iman. Apalagi setelah Toni melihat sendiri penampakannya ketika lewat di depan mata. Liur Toni sampai tumpah, saking tak sadar mulutnya menganga.

Purnama

Kata Ibu, purnama menculik seorang anak kemarin. Lalu keluarga si anak menangis dan mengutuk sekeliling kompeks sebelum melapor pada polisi.

Saba

Sosok Kakek berjongkok di lantai yang bersimbah darah. Mulutnya sibuk memamah, suara decapannya terdengar menjijikkan, sedang Adik meringkuk di bawah, kehilangan tangan dan mungkin pula nyawa.

Day 19 – Kuyang

NU TAK PERCAYA mitos. Namun, semua berubah saat bayinya nyaris meninggal, sehari usai perjumpaannya dengan kuyang. Banyak kuyang.

Day 10 – Jemari

TAK TIK TUK bukan bunyi sepatu kuda. Melainkan suara pertempuran. Sudah bukan lagi masanya adu jotos langsung jika apa pun bisa diselesaikan serba virtual. Bahkan ada yang meramalkan, perang dunia kedelapan akan dilaksanakan para jari.

Pongah

Sebab kepongahannya membuat dia tak percaya. Maka, datanglah kehancuran yang dinafikannya.

Without Me

[Sebuah Lipogram] Inilah konsekuensi dari sebuah harapan mustahil, yang berlangsung dalam tiga babak.

Seharusnya Lima

Bagiku, lima adalah bilangan keramat. Selain karena aku hidup di negeri dengan lima butir asas negara, namaku pun terdiri dari lima huruf: Jihan, tanpa nama tengah pun nama belakang.

Dekrit

Tak ada manusia yang mampu mengubah takdir. Sekalipun firasat sempat mampir, rencana semesta bakal tetap hadir meski terus berusaha ditaksir.

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑