Segalanya selalu dimulai dari ketiadaan. Ketiadaan cahaya; gelap. Ketiadaan suara; senyap. Ketiadaan kesadaran; renyap.
Penyap
Segalanya selalu dimulai dari ketiadaan. Ketiadaan cahaya; gelap. Ketiadaan suara; senyap. Ketiadaan kesadaran; renyap.
burung-burung terbang rendah menjatuhkan duka di atas atap rumah tetangga ...
dadamu yang merongga lima adalah muara, air mata dari segala mata air ...
kala itu, banyak dedaunan hijau berjatuhan mereka asing akan petang ...
ada senja yang menggelantung di katamu, sebentar lagi akan turun malam. aku terjebak antara indah dan pisah. harapan untuk tetap dalam jingga ini jelas hanya kosong saja. gelap yang sepi akan membungkusku lagi dan lagi. yang ditangguhkan pun tetap akan jumpa pada kelanjutan. di situ kau ajarkanku bahwa warna itu nisbi. merah belum tentu rekah … Lanjutkan membaca senja
kita bicara tanpa kata hanya ada getar getir lewat tatap mata ...
tuan, pernah saya menggigit cabai yang sengaja saya masukkan sendiri dalam mangkuk sup sarapan pagi. hanya demi rasa lebih istimewa, saya rela lidah menyesap sensasi terbakar. konsekuensi lanjutannya, saya harus menenggak air segalon sampai perut ini begah. tuan, sepekan lalu, saya dipatuk ular yang sengaja saya pelihara dalam rumah sendiri. hanya demi peliharaan istimewa, saya … Lanjutkan membaca konsekuensi
satu dari seribu, aku membayar kata apa pasal dia istimewa? ...
Seorang Pencuri berparas Asia sebenarnya bukan pencuri. Kalaupun iya, satu-satunya yang berhasil dicurinya hanyalah hati si perempuan bangsawan.
perempuan mengunyah jengkal demi jengkal jalur napasnya ...
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.