ada satu masa di mana denting hilang ... riuh menjauh, tenggelam dan hampir karam ...
Pagi di Rumah Lagi
pagi-pagi sekali, secawan madu disajikan dalam tumpah ludah ayah di ujung meja makan. padahal, di sekitar kursi-kursi tengah berantakan: puing-puing dan sisa-sisa rencana hidup yang sudah diobrak-abrik kenyataan. huh, tak ada waktu lagi untuk menyusun ulang. ini dua puluh empat jam sebelum detik penentuan. walhasil, adik menangis, kakak meringis, ibu mengiris-iris, aku merasa miris. … Lanjutkan membaca Pagi di Rumah Lagi
Dari Pintu yang Memalang
dari pintu yang memalang, coba-coba kakiku melintang, menyentuh langit yang bersembahyang, bintang-bintang terbang, angin terbuang ...
Drawings 3 #ATEEZ
Pekarangan yang Memerdekakannya
Petang ini duka memang sedang senang bertandang, menyambangi halaman rumah kita yang baru saja berbenah dari suka. Rumput-rumput liar di pagar meringis miris, merunduk tunduk, beri jalan bagi kehilangan. Demi Agustus, masih mengendap wangi sitrus, masih menetap warna pirus. Sementara bendera-bendera yang kemarin bertengger di puncak, diturunkan separuh tiang. Kebitannya adalah lambaian, langgam perpisahan bagi … Lanjutkan membaca Pekarangan yang Memerdekakannya
Dapur Mengutuk, Diam-diam
diam-diam berdarah telapak tanganku lantaran hilang arah, alam sibuk mengupas bawang merah, aku harus sigap mengipasi mata yang mulai marah ...
Drawings 2
Berkubang
[ #songfict2021 | Berkubang | Charlie Puth - Cheating on You | 0(Me-H) Han Ga-eul | 1192 kata]
Kecup Tanganmu: Bekal Menuju Padam
di saat semua orang senang menjadi pahatan-pahatan batu, kau beriku pancaran vitalitas itu ...
Desa Lara
Nama desamu adalah Desa Lara. Tempat berpusatnya duka dari seluruh penjuru dunia.

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.