langit dan malam yang murka hanya pantulan semata dari hati tuan yang sudah muak bersabda ...
Rupa2 Pura2
Pada adegan penutup, orang-orang sibuk membuka topeng. Satu ... dua ... dan kekacuan tercipta.
Pugas
Sebab segalanya mungkin tidak akan sama, tapi dari puing-puing reruntuhanlah manusia membangun kota.
Surat Retak
Sehelai surat retak telah kukirimkan padamu, usai kulewati sekian lama momen menanti perubahan.
Menang
Baginya, dengan diledakkannya batok kepala oleh tinjuan peluru, ia justru menang telak.
Limpah
Sebuah kafe menawarkan masa lalu dengan harga yang fantastis. Dinding kaca besar. Irama musik jazz. Aroma cokelat, dan kopi, dan teh. Mereka berkolaborasi bersama waktu, menghadirkan figur-figur masa lalu.
Bersama
Kita berdua adalah sepasang, meski tak ditakdirkan di satu tempat, aku percaya kita akan berakhir bersama di tempat yang tepat.
Hidup
Sebab yang dicarinya adalah hidup. Maka kuberikan itu kepadamu. Yang lebih kekal. Lebih pejal.
Kopi Telaga
Di tepi telaga, seorang lelaki mengais biji-biji kopi masa lalu dari senja yang melarung bersama abu istrinya.
Menyeberang
Maka apa itu benar dan apa itu salah, jika kausebut enam sebagai sembilan dan kutunjuk sembilan jadi enam?

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.