Setiap kali sosok itu melewati area tangkapan matanya, ia merasakan kemarahan; dorongan kuat untuk menghabisi—membunuh dengan tangan sendiri.
Membunuh
Prosa dalam berbagai genre.
Setiap kali sosok itu melewati area tangkapan matanya, ia merasakan kemarahan; dorongan kuat untuk menghabisi—membunuh dengan tangan sendiri.
Dua peri belia terancam kehilangan sayapnya karena terlalu mematuhi rasa ingintahu.
Esok akan tiba membawa harapan baru, tapi ia was-was sebab esoknya akan tiba dengan masalah baru.
Fiksi Magang Security AstraFF 2017
Disclaimer: Selain Illama Han, semua karakter bukan milik hamba
Ruangan beraroma buku tua memberikan fatamorgana. Ia melihat sesuatu yang membangkitkan kerinduan.
Juan Wind, pemuda Diamond, hendak memastikan keyakinannya bahwa Celia Palmer, si anak baru dari asrama mentari adalah orang yang sama dengan Evelyn Winter yang dia kenali.
Dia yang biasa adalah sahabat terbaikmu. Namun, dia lelah menjadi yang biasa-biasa.
Dikecupnya bibir yang kini sewarna darah, kontras dengan warna kulit gadis itu yang pucat.
Aku mencintai dia, namun hujan membuatku menyayangi dia yang lainnya. Lalu pada akhirnya, aku tak beroleh apa-apa.
Wanita muda itu tidak tahu dosa apa yang dilakukannya sampai beban yang harus ia tanggung pun rasanya terlampau lajat. Ia hanya bisa menangis.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.