BAGI NERISSA, HIDUPNYA adalah sampah.
Bintik Buta
BAGI NERISSA, HIDUPNYA adalah sampah.
"Aku tidak pernah mati, tidak seorang pun. Tapi aku pernah melewati dermaga di mana orang-orang yang kausebut mati. Di dermaga itulah, kusaksikan, kita sebenarnya tidak memiliki akhir."
Kala itu kulupa bahwa dunia selalu memberlakukan inversi. Bumi ini justru berjalan melalui perputaran. Tiada satu pun yang bertahan selamanya di puncak. Sebab tidak sampai dua tahun sejak pembicaraan itu, apa yang kutampik malah menampar hidupku sekaligus.
"Semua orang bodoh. Orang bodoh yang mengatai bodoh pada seseorang bodoh yang mengkritik orang bodoh. Terlalu sibuk mengulik kebodohan di luar sampai luput dari kebodohan di dalamnya. Tak menyadari bahwa ketidaksadaran akan kebodohan itu nyatanya kebodohan sendiri."
Keesokan harinya, nama Deviana menjadi topik terpanas yang diobrolkan di grup roleplay-nya. Inti semua beritanya demikian: Deviana si Calon Presiden, ternyata adalah Amalia, Belina, dan Chandrina.
ADA TUMPAH BADAI yang ricuh di luaran, tapi kita asyik berpeluk. Jari-jemari terpaut, senyum-senyum terkembang, dan sepotong lagu ceria ditembangkan anak-anak. Sesekali kau goyangkan tubuh ikuti irama. Lalu gelak tawa pecah membahana.
NU TAK PERCAYA mitos. Namun, semua berubah saat bayinya nyaris meninggal, sehari usai perjumpaannya dengan kuyang. Banyak kuyang.
SEJAK KETAHUAN MERUNDUNG Alpha di masa lalu, Beta kehilangan kedamaian hidup. Ujaran kebencian tetangga menghujaninya tanpa ampun.
INFO PENTING! Sudah Saatnya Kita Kembalikan Senyum ke Muka Bumi! Fakta: Nenek Moyang Kita Dahulu Murah Senyum! Apa Itu Senyum?
DI DALAM PERUT Surti ada bom waktu. Semuanya akan terbongkar, cepat atau lambat. Jadi, daripada segalanya terlambat, ia kumpulkan ayah dan ibunya sambil menangis tersengguk-sengguk.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.